Example floating
Example floating
AdvertorialGorontalo Utara

Buka Domino Bercahaya Cup III: Bupati Thariq Janjikan Piala Bergilir

75
×

Buka Domino Bercahaya Cup III: Bupati Thariq Janjikan Piala Bergilir

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, S. Ag., M. Pd.I., saat membuka Turnamen Domino Bercahaya Cup III, di Taman Rakyat Gorontalo Utara, Rabu (15/7/2026) malam. (Foto dok Istimewa).

SKEMALANGIT.COM — Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, resmi membuka Turnamen Domino Bercahaya Cup III, di Taman Rakyat Gorontalo Utara, Rabu (15/7/2026) malam.

Dalam sambutannya, Thariq meminta panitia mendokumentasikan kegiatan secara lengkap, mulai dari data para juara hingga foto seluruh peserta.

size 300 x 600 piksel oleh Annissa Rahman

Thariq menilai, dokumentasi tersebut penting sebagai arsip sekaligus pemantik semangat untuk penyelenggaraan turnamen pada edisi-edisi berikutnya.

“Kalau ada seperti itu, ini akan jadi semangat. Kitorang bisa bikin yang keempat, kelima, dan seterusnya. Jadi kontinuitasnya akan terasa,” ujar Thariq.

Selanjutnya Thariq mengusulkan, kedepannya turnamen tidak hanya berhadiah uang, tetapi harus ada piala bergilir sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan bagi juara.

“Nanti saya akan pesan piala bergilir dari Jakarta, agar kualitasnya lebih baik dan layak dipertahankan oleh juara bertahan sebelum diperebutkan kembali pada edisi berikutnya,” ujar Thariq.

Selain domino, Thariq yang juga menjabat Ketua KONI Gorontalo Utara itu, turut menyentil pentingnya pengembangan cabang olahraga lain, termasuk catur.

“Kami tengah menyiapkan program pembinaan catur mulai dari tingkat sekolah dasar, bekerja sama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Gorontalo Utara yang dalam waktu dekat ini akan memiliki ketua baru,” tutur Thariq.

Lebih lanjut Thariq mengungkapkan, sebanyak 22 Guru telah didata dan disiapkan sebagai pelatih catur untuk anak-anak di sekolah.

“Dinas Pendidikan, melalui kepala seksi terkait, telah diinstruksikan untuk mendata guru-guru yang memiliki kemampuan bermain catur guna dilatih lebih lanjut sebagai tenaga pengajar,” ungkap Thariq.

Thariq juga membuka peluang, penggunaan dana hibah KONI untuk mendukung program pembinaan catur di sekolah-sekolah, termasuk sebagai bentuk insentif bagi para guru pelatih.

“Untuk itu kami juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat Gorontalo Utara, untuk turut mempromosikan kegiatan olahraga daerah melalui media sosial,” ujar Thariq.

Thariq menambahkan, kegiatan seperti turnamen domino bukan sekadar hiburan semata, melainkan juga sebagai sarana membangun inspirasi dan kebersamaan warga.

“Kita ini bukan robot. Kita ini manusia yang butuh inspirasi, butuh pertemuan-pertemuan seperti ini,” imbuh Thariq.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *