SKEMALANGIT.COM – Tokoh masyarakat Kecamatan Tolinggula, Effendi Bone, mendukung sepenuhnya keberadaan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 824/Mo’ea di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).
Menurut pria yang akrab disapa Pasisa Endi itu, adanya Yon TP 824/Mo’ea di Kabupaten Gorut tidak hanya menambah nilai kekuatan pertahanan negara di wilayah Kabupaten Gorut, akan tetapi turut memberi dampak positif lainnya bagi masyarakat dan daerah.
“Hadirnya ribuan prajurit TNI di situ bersama keluarganya, pasti akan memicu kebutuhan harian mereka, yang tentunya disuplai dari pedagang dan penyedia jasa lokal, khususnya di wilayah barat Gorontalo Utara, ini memberi dampak pertumbuhan ekonomi lokal,” tutur Effendi, Minggu (26/7/2026).
Tak hanya itu ungkap Effendi, keberadaan Yon TP 824/Mo’ea juga dapat mendorong pelestarian budaya dengan menyadang identitas militer berbasis kearifan lokal.
“Ini dapat kita lihat nama Yon TP 824 yang menambah identitas mereka dengan kata yang diambil dari Bahasa Gorontalo, yakni Mo’ea yang artinya lincah atau cekatan, sehingga ini mencerminkan prajurit TNI Yon TP 824 adalah prajurit yang lincah dan cekatan dalam melaksanakan tugas-tugas negara,” ungkap Effendi.
Selain itu Effendi menjelaskan, kegiatan teritorial bersama masyarakat, akan membuka dialog antara tradisi militer dan adat istiadat yang ada di tengah masyarakat.
“Sehingga saya sebagai tokoh masyarakat sangat bersyukur atas keberadaan Yon TP di Kabupaten Gorut, karena multiplier effect nya ada dan nyata, baik dari segi ekonomi, sosial, dan budaya,” jelas Effendi.
Effendi berharap, Yon TP 824/Mo’ea di Kabupaten Gorut terus dapat bersinergi dengan masyarakat, dan seluruh unsur forkopimda di Kabupaten Gorut.
“Ini penting dilakukan untuk memperkuat pertahanan wilayah, mendukung program swasembada atau ketahanan pangan nasional, serta membantu percepatan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah,” pungkasnya.










