Example floating
Example floating
AdvertorialGorontalo Utara

Sempat Tuai Cibiran, Waterfront City Akan Segera Terwujud di Gorut

47
×

Sempat Tuai Cibiran, Waterfront City Akan Segera Terwujud di Gorut

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu, S. Ag., M. Pd.I., saat memberi sambutan pada agenda Temu Akbar Relawan Bercahaya, yang dirangkaikan dengan refleksi satu tahun pemerintahan dirinnya bersama Wakil Bupati Gorut, Nurjana H Yusuf, di Pantai Milango Desa Hutokalo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorut, Sabtu (11/07/2026). (Foto dok. Sularso Ding).

SKEMALANGIT.COM – Bupati Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu, membeberkan kabar yang cukup mengejutkan saat menghadiri Temu Akbar Relawan Bercahaya, yang dirangkaikan dengan refleksi satu tahun pemerintahan dirinnya bersama Wakil Bupati Gorut, Nurjana H Yusuf, di Pantai Milango Desa Hutokalo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorut, Sabtu (11/07/2026).

Betapa tidak, program pembangunan Waterfront City (Kota Pesisir) yang sempat digagas olehnya saat pemerintahan sebelumnya dirinya bersama mendiang Bupati Kabupaten Gorut, Indra Yasin, tidak lama lagi akan segera terwujud di daerah yang dijuluki Bumi Gerbang Emas itu.

size 300 x 600 piksel oleh Annissa Rahman

Sebelumnya, program pembangunan waterfront city telah dimasukan dalam master plan (Rencana Induk) pembangunan di Kabupaten Gorut, saat masa pemerintahan Iqra (Indra-Thariq) periode 2018-2023 yang lalu. Program ini, sempat menuai cibiran, sebab dinilai oleh sejumlah kalangan hanya menjadi program yang terlalu muluk tanpa realisasi.

Pandangan ini bukan tanpa alasan, sebab hingga pemerintahan Bupati Kabupaten Gorut Indra Yasin bersama Wakil Bupati Thariq Modanggu resmi berakhir pada tahun 2023 yang lang lalu, program unggulan tersebut tak kunjung terealisasi sebagaimana yang telah direncanakan.

Meski demikian, Thariq mengaku, program pembangunan waterfonrt city telah masuk dalam master plan pembangunan Kabupaten Gorut, yang dapat dilanjutkan rencana pembangunannya di masa pemerintahan setelah dirinya bersama mendiang Bupati Kabupaten Gorut Indra Yasin.

Terbukti, setelah dirinya kembali memimpin Kabupaten Gorut, rencana program pembangunan yang sempat diragukan terealisasi oleh banyak kalangan itu, kini akan memasuki tahapan realisasinya, dan sepertinya akan menjadi fakta yang mematahkan semua stigma negatif terhadap program tersebut.

Menurut Thariq, hal ini menjadi salah satu keajaiban yang terjadi di masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Gorut, Nurjana H Yusuf, ditengah tantangan evisiensi anggaran yang tengah dihadapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gorut.

“Rupanya keajaiban belum berhenti. Karena kita punya potensi laut, maka saya baru mendapat informasi bahwa Gorontalo Utara, akan menjadi fokus pengelolaan pesisir dan laut terpadu Intergrated Coastal Zone Mangement (ICZM),” beber Thariq.

Pembangunan ini kata Thariq, dilaksanakan dalam bentuk Partnerships in Environmental Management for the Sheas of east Asia (Pansea), yang nantinya akan mengembangkan kota pesisir yang modelnya persis seperti program waterfront city yang sudah digagas olehnya.

“Terkait ini, saya selaku Bupati diundang untuk mengikuti pertemuan investasi di Korea Selatan, pada september akan datang, karena mereka melihat potensi perikanan kelautan dan pesisir Gorontalo Utara,” Kata Thariq.

Maka dari itu Thariq mengajak, semua pihak baik masyarakat dan seluruh elemen pemerintahan di daerah, untuk terus bekerja dalam mengawal program pembangunan ini hingga benar-benar terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami tentu terbuka dengan masukan, kami terbuka dengan kritik, tetapi disamping itu ada harapan kami juga, dalam hal memberikan interprestasi dapat disampaikan dengan terukur dan berdasarkan kajian atau penalaran yang jelas,” harap Thariq.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *