SKEMALANGIT.COM – Pertambangan emas di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), diduga kembali memakan korban akibat longsor pada salah satu lokasi pertambangan di Desa Hulawa, Kecamatan Sumalata Timur, sekitar pukul 13.00 Wita, Rabu, (28/01/2026).
Dalam peristiwa berdarah tersebut, dilaporkan satu orang penambang, Zulkarnain Mooduto (24), warga Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, tewas di tempat akibat tertimbun material longsor.
Dari informasi yang dirangkum awak media ini, kejadian nahas tersebut berawal dari korban bersama 3 orang rekannya lagi sekitar puku 13.00 Wita, berada di dalam lubang tambang yang berkedalaman sekitar 70 meter.
Kemudian salah satu rekan korban, Fajrin Muka (20) Warga Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, saat itu melihat tiang penyangga dinding lubang pertambangan sudah dalam kondisi miring.
Menyadari hal ini, Fajrin yang saat itu posisinya berada di atas korban, langsung meminta korban untuk naik ke permukaan. Sayangnya, korban saat itu diduga tidak mendengar peringatan tersebut.
Saat keduanya sedang mencungkil batu, pantongan tiang penyangga tersebut tiba-tiba patah dan menimpa korban. Akibatnya, korbanpun langsung tertimbun material bebatuan di dalam lubang tambang yang longsor.
Melihat rekannya telah tertimbun material longsor, Fajrin kemudian langsung naik ke permukaan lubang dan mencari bantuan kepada rekan-rekannya yang lain untuk segera melakukan tindakan penyelamatan terhadap korban.
Namun, saat setelah tubuh korban berhasil ditemukan dari balik timbunan material longsor, Fajrin bersama rekan-rekan korban yang lain mendapati korban sudah tidak bernyawa lagi.
Jenazah korbanpun langsung segera dievakuasi oleh rekan-rekannya dari dalam lubang dengan dibantu oleh masyarakat sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media ini juga, lubang pertambangan yang merenggut nyawa korban tersebut memang lokasi yang sudah rawan terjadinya longsor, terutama saat intensitas hujan sedang tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat setempat terkait kejadian nahas yang menimpa korban di lokasi pertambangan emas Desa Hulawa tersebut.









