SKEMALANGIT.COM – Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Gorut meraih peringkat satu nasional dalam ajang Gakkumdu Awards tahun 2025 yang digelar Gakkumdu RI, di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Rabu (10/12) hingga Jumat (12/12/2025).
Gakkumdu yang terdiri dari tiga lembaga, yakni Bawaslu Kabupaten Gorut, Polres Gorut, dan Kejaksaan Negeri Gorut itu, meraih peringkat satu nasional kategori penanganan perkara pidana pemilu terbanyak.
Kapolres Gorut, AKBP Ahmad Eka Perkasa, S.Ik., dalam keterangannya mengungkapkan, sejak awal tahapan Pilkada jajarannya telah mengambil langkah-langkah antisipatif, melalui patroli siber, deteksi dini, serta peningkatan koordinasi antar-instansi untuk menghindari potensi konflik maupun tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
“Kami menempatkan Sentra Gakkumdu sebagai ‘garda depanku’ penegakan hukum pemilu. Setiap laporan akan diproses sesuai SOP, dan asas keadilan tanpa pandang bulu,” ujar Ahmad, dalam keterangan tertulisnya yang diterima awak medi ini, Jumat (12/12/2025).
Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, penanganan pelanggaran dan koordinasi intensif di Sentra Gakkumdu Kabupaten Gorut selama tahapan Pilkada berlangsung dengan baik. Polres Gorut secara aktif, mengikuti pembahasan awal setiap laporan pelanggaran bersama Bawaslu dan Kejaksaan.
“Setiap informasi awal ditindaklanjuti dengan pengumpulan alat bukti, klarifikasi saksi, serta pemetaan potensi kerawanan,” jelas Ahmad.
Selain itu terang Ahmad, personel yang tergabung dalam Gakkumdu juga mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan penyidikan khusus pidana pemilihan, untuk memastikan seluruh proses penegakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Langkah-langkah ini membuat penanganan perkara lebih cepat dan akurat, serta meminimalisir terjadinya sengketa berkepanjangan yang dapat mengganggu kondusivitas di daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut Ahmad mengungkapkan, dalam hal pengamanan dan penegakan hukum pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) 2025, Polres Gorut juga menempatkan Gakkumdu sebagai instrumen utama dalam menjaga integritas proses demokrasi.
“Jajaran kepolisian memperketat pengawasan terhadap potensi praktik politik uang, intimidasi pemilih, serta penyalahgunaan fasilitas pemerintahan menjelang hari pemungutan suara,” ungkap Ahmad.
Ahmad menyebutkan, personel kepolisian yang diterjunkan ini untuk menjaga TPS rawan, memastikan pengawalan logistik, serta memberikan jaminan keamanan bagi penyelenggara pemilu di lapangan, serta dilakukan dengan prinsip netralitas dan profesionalisme.
“Peran aktif Polres Gorut dalam Sentra Gakkumdu pada Pilkada dan PSU 2025, menjadi bukti kuatnya komitmen Polri dalam menciptakan pesta demokrasi yang aman, jujur, adil, dan bermartabat,” tegas Ahmad.
Ahmad menambahkan, dengan koordinasi yang solid bersama jajaran penyelenggara, Polres Gorut menegaskan kesiapan menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Serta memastikan setiap proses Pilkada berjalan sesuai aturan, sehingga hasil pemilihan dapat diterima oleh seluruh pihak,” pungkasnya.















