Example floating
Example floating
AdvertorialGorontalo Utara

Momentum HARGANAS 2026, Ada Pesan Menggugah Untuk Para Ayah di Gorut

10
×

Momentum HARGANAS 2026, Ada Pesan Menggugah Untuk Para Ayah di Gorut

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, S.Ag., M.Pd.I., saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 33 Tahun 2026, di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Gorut, Selasa (07/07/2026). (Foto dok Istimewa).

SKEMALANGIT.COM – Bupati Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu, menyampaikan pesan pesan menggugah untuk para Ayah di Kabupaten Gorut, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 33 Tahun 2026, di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Gorut, Selasa (07/07/2026).

Thariq mengatakan, kehadiran fisik dan kedekatan emosional adalah penentu stabilitas struktur kepribadian anak ditengah keluarga.

size 300 x 600 piksel oleh Annissa Rahman

“Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless country, dimana Ayah hadir secara fisik tetapi absen secara psikologis,” kata Thariq.

Sebab ungkap Thariq, kekosongan itu sering digantikan oleh musuh di dalam rumah yaitu gawai, sehingga jangan biarkan masa depan dan pola pikir anak-anak kita dikuasai oleh algoritma yang tidak bermoral.

“Jangan biarkan meja makan sunyi karena sibuk menatap layar. Wahai para Ayah, letakan gawai anda di rumah, peluk anak-anakmu, ajak mereka berdialog dan batasi ruang layar dengan hal-hal produktif,” ungkap Thariq.

Thariq menyebut, kelalaian pengasuhan dan absen dari orang tua akan memberikan dampak langsung pada melekatnya patologi sosial yang mengerikan.

“Tauran antar pelajar, perundungan (bullyng), pergaulan bebas, hingga cengkraman narkoba adalah alarm darurat bagi fungsi keluarga yang sedang malfungsi,” sebut Thariq.

Lebih lanjut Bupati yang juga berlatar belakang akademisi itu menjelaskan, anak-anak yang terjerumus dalam kekerasan atau narkoba, seringkali adalah mereka yang kurang kasih sayang di dalam rumah sehingga mereka mencari pelarian semu di jalanan.

“Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh orang tua, tangkal semua ancaman itu dari dalam rumah kita sendiri. Jangan tunggu sampai anak kita menjadi korban atau pelaku. Benteng terbaik, adalah ketahanan keluarga,” ujar Thariq.

Thariq juga meminta, orang tua harus menjadikan rumah sebagai tempat yang paling aman untuk anak-anak, dan dirindukan oleh mereka.

“Sehingga kemanapun anak kita melangkah, magnet kehangatan keluarga akan selalu menarik mereka pulang ke jalan yang benar,” imbuh Thariq.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *