SKEMALANGIT.COM — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Gorontalo Utara, Mariyati Mohamad, menegaskan komitmen organisasinya untuk bersinergi dengan para bidan dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Mariyati saat memberikan sambutan sekaligus membuka Seminar Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Gorontalo Utara pada Minggu (19/7/2026).
Seminar tersebut mengusung tema “Optimalisasi Peran Bidan di Era Transformasi Digital untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi”.
Mariyati menyoroti tingginya kasus kematian ibu dan bayi yang saat ini masih menjadi tantangan besar di Gorontalo Utara. Menurutnya, persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh tenaga kesehatan saja, melainkan membutuhkan keterlibatan lintas sektor, termasuk kader-kader PKK yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa.
”Upaya menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi merupakan tanggung jawab bersama. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen,” ujar Mariyati di hadapan para peserta seminar.
Sebagai Ketua TP. PKK, Mariyati menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan kader-kader PKK guna mendukung program-program kebidanan di lapangan. Fokus sinergi ini akan diarahkan pada edukasi berkelanjutan terkait pentingnya pemeriksaan kehamilan, jaminan persalinan yang aman, pemberian ASI eksklusif, hingga percepatan pencegahan stunting.
Terkait era transformasi digital, Mariyati juga mendorong agar kemajuan teknologi kesehatan—seperti aplikasi pemantauan ibu dan anak atau telekonsultasi—bisa dimanfaatkan dan disosialisasikan secara masif kepada masyarakat pelosok. Ia menilai, PKK dapat mengambil peran krusial untuk mengedukasi warga agar melek terhadap layanan kesehatan berbasis digital yang kini makin mudah diakses.
”Dengan semangat profesionalisme, kolaborasi, dan inovasi, saya yakin para bidan bersama seluruh elemen masyarakat akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik. Ini adalah ikhtiar kita bersama demi terwujudnya generasi Gorontalo Utara yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.










