SKEMALANGIT.COM – Belum lama ini, jagad maya Provinsi Gorontalo dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang merekam perilaku tak pantas oknum karyawan perusahaan yang dinaungi PT Merdeka Copper Gold, terhadap salah satu wartawan media online di Gorontalo.
Dari informasi yang dirangkum awak media ini, peristiwa yang menimpa Isran Doda, salah satu wartawan media online Barakati.id wilayah Pohuwato itu, terjadi di area Nanase, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Senin (14/05/2026).
Dari video yang berdurasi 14 menit itu, Isran Doda awalnya terlibat adu mulut dengan salah seorang karyawan PT Merdeka Copper Gold berinisial SP, saat melaksanakan kegiatan jurnalistik tentang persoalan pembayaran ganti rugi lahan lokasi pertambangan tradisional masyarakat.
Setelah terlibat adu mulut, dalam video yang diungah oleh akun facebook Yon Latif itu, nampak SP dengan nada arogan meminta kaos Komcad (Komponen Cadangan) yang dikenakan Isran dilepas, dan disaksikan oleh banyak orang yang mengerumuni tempat tersebut.
“Lepas bajumu jangan pakai baju loreng (Komcad) kalau wartawan,” ujar SP.
Tak hanya itu, dalam video yang kini telah dilihat 29 ribu penonton tersebut, SP juga dengan nada arogan diduga menyebut masyarakat penambang tradisional yang kini meminta ganti rugi lahan, sebagai penjahat dan tidak ingin bernegosiasi dengan mereka.
“Pantang kita negoisasi dengan penjahat (masyarakat penambang tradisional),” ujar SP.
Peristiwa inipun kemudian sontak memicu reaksi warganet yang meninggalkan komentar-komentar kecaman terhadap oknum yang dinilai arogan tersebut.
Hingga berita ini dilansir, awak media belum berhasil mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak PT Merdeka Copper Gold terkait peristiwa tersebut, dan akan terus berupaya menghubungi pihak PT Merdeka Copper Gold.















