Example floating
Example floating
Uncategorized

Soroti Kondisi Asrama di Gorontalo, KPMIBMS Tagih Janji Kabag Kesra Bolsel

63
×

Soroti Kondisi Asrama di Gorontalo, KPMIBMS Tagih Janji Kabag Kesra Bolsel

Sebarkan artikel ini
Ketua KPMI Kabupaten Bolsel Cabang Provinsi Gorontalo, Chryswanto Paputungan. (Foto dok istimewa)

SKEMALANGIT.COM – Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (KPMI) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Cabang Gorontalo, soroti progres pengerjaan perbaikan dan penyelesaian fasilitas asrama putri baru Bolsel di Provinsi Gorontalo.

Pasalnya, progres pengerjaan fasilitas mahasiswa yang berlokasi di Jl. Pangeran Hidayat No.36, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo ini, dinilai berjalan di tempat dan tidak menunjukkan perkembangan yang berarti.

size 300 x 600 piksel oleh Annissa Rahman

Padahal, sebelumnya, KPMI Kabupaten Bolsel telah membahas persoalan tersebut dalam pertemuan dan mediasi yang dilakukan bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bolsel, di Ruang Bagian Kesra Kabupaten Bolsel, pada 20 Oktober 2025 silam.

Dalam berbagai kesempatan pula, Kabag Kesra Kabupaten Bolsel, Syukri F Van Gobel S.P., M.M, telah berulang kali menyampaikan komitmennya dan berjanji akan segera menuntaskan kelengkapan fasilitas asrama tersebut.

Ironinya, realisasi perbaikan bangunan yang diresmikan pada 5 Desember 2024 lalu itu, tak sesuai dengan komitmen yang telah dijanjikan, bahkan nampak masih dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai tidak layak huni.

Kondisi inipun sontak memicu kekecewaan para mahasiswa yang tergabung dalam KPMI Kabupaten Bolsel Cabang Gorontalo, dan mendesak kinerja Kabag Kesra Kabupaten Bolsel segera dievaluasi.

Ketua KPMI Kabupaten Bolsel Cabang Provinsi Gorontalo, Chryswanto Paputungan menilai, Kabag Kesra Kabupaten Bolsel gagal dalam menjalankan tanggungjawabnya dalam penyelenggaraan kesejahteraan pendidikan bagi para mahasiswa di luar daerah.

“Kami hanya butuh realisasi, bukan sekadar kata-kata ‘akan segera’ atau ‘sedang diproses’. Sudah terlalu lama kami menunggu kepastian kapan asrama ini layak dihuni secara utuh,” tegas Chryswanto.

Selain itu, Chryswanto juga menyayangkan, sikap Bagian Kesra Kabupaten Bolsel yang seolah menutup komunikasi dan transparansi saat dikonfirmasi terkait persoalan ini.

“Upaya konfirmasi yang dilakukan langsung oleh kami melalui pesan singkat pada 2 Maret 2026 tidak mendapat respons dari Kabag Kesra Bolsel,” beber Chryswanto.

Lebih lanjut Chryswanto menjelaskan, hingga saat ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab mandeknya realisasi perbaikan asrama itu, baik dari sisi anggaran maupun teknis pengerjaannya.

“Jangan sampai, kegagalan dalam mengeksekusi perbaikan bangunan asrama mahasiswa tersebut dapat mencoreng citra Pemerintah Kabupaten Bolsel di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Kamaru,” terang Chryswanto.

Sebab kondisi ini imbuh Chryswanto, berpotensi mencerminkan ketidakseriusan birokrasi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bolsel.

“Khususnya dukungan terhadap pengembangan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di perantauan,” tandas Chryswanto.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *